Manfaat dan cara mengolah teh

Teh merupakan minuman yang sangat akrab dengan keseharian masyarakat indonesia. Baik dipagi hari sebelum bekerja, siang setelah makan dan malam hari teh sering menjadi pilihan karena rasanya yang nikmat. Namun tahukah anda bahwa teh juga memiliki kasiat tertentu? 

Dulu kita hanaya mengenal dua jenis teh yakni teh hitam dan teh hijau, namun sekarang banyak sekali pilihan jenis teh yang bisa kita konsumsi dengan aroma dan citarasa tersendiri. Sebut saja teh putih yang berasal dari bunga bungaaan seperti chamomile, chrisantium dan lavender. Kita mungkin mengenal teh hanya dari pohon teh, namun pengertian teh sebenarnya adalah secara umum yakni dan yang diseduh dan memiliki khasiat khusus. 

Teh bila digolongkan dalam proses fermentasinya ada tiga yakni teh hitam, teh oolong dan teh hijau. Teh hitam mengalami fermentasi sempurna, sedangkan teh oolong hanya mengalami sewtengah fermentasi dan teh hijau tidak melewati ferrmentasi, dan abahan yang digunakan benar benar segar hanya dikeringkan begitu saja. 

Jika anda membeli teh untuk kebutuhan harian maka perlu membeli sesuai dengan kebutuhan seperti jika anda mengalami kesulitan tidur maka belilah teh valerian atau chamomile. Disinilah diperlukan pengetahuan lebih jauh tentang fungsi dan manfaat teh untuk kesehatan. Konsumsi teh juga tidak boleh melebihi dosis yakni 5 gelas perhari. Anda juga bisa mengkombinasikan beberapa jenis teh teh mint untuk menyegarkan dengan teh bunga lavender untuk relaksasi. 

Untuk mendapatkan manfaat prima dari teh herbal maka dapatkan teh yang tidak melalui fermentasi karena fermentasi dapat menghilangkan  zat berkhasiat yang terkandung didalamnya. Teh putih juga termasuk teh hijau karena bunga yang dipakai tidak melalui proses fermentasi. 

Teh bukan obat
Teh memang memiliki khasiat khusus untuk tubuh namun teh tidak dapat dijadikan sebagai obat. Sebagai contoh untuk menyembuhkan penyakit jantung membutuhkan asupan cathetcin 500 mg, dan dalam 400 mg daun teh hanya terdapat 1 mg cathecin. kita tidak mungkin mengkonsumsi teh sebanyak 2 kg untuk mendapatkan 500 mg cathecin. Jadikan teh sebagai penyegar dan menjaga kondisi tubuh agar tetap prima. 

cara menyeduh teh

Infusion
Caranya adalah dengan memanaskan air samoai dengan mendidih kemudian angkat, diamkan sebentr untuk menghilangkan uap panasnya, setelah itu masukkan teh herbal kemudian tutup dan biarkan kurang lebih 10 menit. Setelah itu saring teh sebelum dihidangkan. 
Poci
Isi poci menggunakan air panas hingga penuh, cara ini digunakan untuk memanaskan poci. kemudian biarkan beberapa menit dn buang air didalamnya. Tambahkan teh ke dalam poci kosong dan tuangkan air panas, tutup dan diamkan kurang lebih 10 menit, kemudian saring sebelum di hidangkan. 
Decoction
Cara ini cocok digunakan untuk menyajikan teh yang terbuat dari akar keras dan membutuhkan ekstr energi untuk mengeluarkan zat-zat aktifnya. Masukkan 3 sendok makan teh kedalam 3 cangkir air, tutup kemudian panaskan air dengan api kecil selama 20 menit, saring dan hidangkan. 
- Overnight jar
cara ini juga efektif untuk mengeluarkan segala manfaat yang dikandung teh yakni dengan cara tambahkan akar atau bunga ke dalam stoples, tuangkan air panas dan tutup selama satu jam untuk biji bijian dan dua jam untuk bunga bungaan, 4 jam untuk dedaunan serta semalam penuh untukakar akaran.


Penyimpanan dan pengolahan teh
Membeli teh dalam keadaan utuh akan lebih baik dibandingkan dengan teh dalam kantung atau tea bag, karena teh dalam kantung telah mengalami pencacahan sehingga kandungan gizinya bisa berkurang. Teh dari tanaman organik yang tidak diberikan pupuk atau pertisida juga akan lebih baik. Untuk mengenali teh berkualitas prima kita dapat menggunakan indra penciuman. Caranya adalah cium baunya apakah masih segar atau terdapat bau-bau jamur.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari teh hindari menyeduh teh dengan air mendidih karena justru menghambat ekstraksi zat-zat aktif yang bermanfaat dan sebaliknya kafein yang merugikan akan lebih terektrasi dengan cara ini. Ketika tek diseduh dengan air mendidih akan diperlukan waktu untuk pendinginan dan waktu tersebut bisa menguapkan kandungan astiri yang sangat bermanfaat. Bahan yang digunakan untuk menyiapkan teh adalah bahan keramik bahan kaca dan hindari penggunaan bahan yang mamu menimbulkan endapan teh yang ditandai dengan warna kecoklatan pekat.
Terkait dengan penyimpanan kita dapat menyimpan teh dalam tempat tertutup dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Simpan teh dalam suhu ruangan dan hindari temperatur yang terlalu kering dan terlalu lembab.