6 cara untuk meningkatkan disiplin diri

Disiplin diri layaknya otot semakin dilatih maka akan semakin baik. Semakin tidak dilatih maka akan semakin buruk. 

Kita kadangkala mendengar ucapan dari rekan seperti "saya tidak memiliki keinginan untuk memakannya", ketika misalkan seorang teman memakan buah atau beberapa makanan sehat lainnya. Mungkin banyak orang percaya bahwa keinginan adalah sesuatu yang telah dibawa sejak lahir dan sangat berbeda antara satu dengan yang lainnya. Namun kenyataanya berkata lain bahwa keinginan dapat dirubah dengan disiplin tinggi, dan hal tersbut merupakan keterampilan yang bisa dipeajari
bukan karakteristik bawaan.

Celakanya banyak orang yang jusru tidak mengetahui bagaimana cara meningkatkan disiplin diri. Sebagai contoh banyak sekali orang disekitar kita yang tidak ingin merubah pola hidup mereka menjadi pola hidup sehat. Beberapa orang percaya akan mampu meningkatkan keinginan namun mereka memerlukan banyak waktu baik itu sendiri maupun dengan orang lain. Daripada kita mengacu pada hal-hal yang tidak tentu untuk meningkatkan disiplin diri, marilah kita simak tips meningkatan disiplin diri dari para pakar: 

1. Mengetahui kelemahan kita. 
Mungkin es krim merupakan makanan yang sangat kita sukai yang dapat merusak diet kita. Akuilah hal tersebut sebagai kelemahan dan usahakan untuk menghindarinya. Hindari misalkan berjalan jalan disekitar toko yang menjual es. Atau contoh lain ang sangat mencolok adalah banyak perokok yang berkata "saya tidak bisa berhenti merokok", yang pada kenyataanya mereka tidak mau mengakui bahwa mereka ketagihan  dan menganggap hal tersebut sebagai kelemahan. 

2. Buat rencana yang lebih jelas 
Disiplin bukan sesuatu yang instan yang bisa didapatkan, dan kita perlu strategi jitu untuk membiasakannya. Kita perlu meningkatkan kebiasaan baik seperti olahraga lebih sering/lebih teratur, mengurangi kebiasaan menonton televisi, memperbanyak jam membaca, dan berbagai aktifitas baik lain yang realistis dan memiliki penjadwalan yang lebih jelas.

3. Hilangkan godaan bila diperlukan 
Walaupun kita merasa cukup tangguh untuk mengatasi berbagai macam godaan bisa jadi kita akan kalah dengan godaan tersebut. Jika anda doyan facebook maka hilangkan internet di kamar dan anda akan lebih konsen dalam belajar. Atau kasus lain jika anda doyan berbelanja , maka tinggalkan kartu kredit dirumah saat anda berjalan-jalan ke mall. Percaya atau tidak sekuat apapun anda bisa jatuh ke dalam lubang yang sama.

Toleransi pada ketidaknyamanan
Berusaha membuang semua ketidaknyamanan adalah sesuatu yang tidak mungkin. Kita hanya bisa menghilangkan sebagian sesuai dengan kemampuan kita, dan sisanya kita perlu memberikan toleransi agar semua berjalan normal. Misalkan ketidaknyamanan pada tempat kerja, termasuk suasana kerja dan rekan kerja, ketidaknyamanan fasilitas umum dll.
Mampu memvisualisasikan tujuan jangka panjang Untuk disiplin kita perlu memvisualisasikan tujuan jangka panjang dengan jelas. Tujun tersebut harus senantiasa kita ingat dalam otak kita dan menjadi acuan dikala kita lengah. Bayangkan hasil akhir yang anda terima bila melakukan hal tersebut terus menerus.
Bangkit dari kegagalan
Kegagalan atau kesalahan merupakan hal biasa ketika ita berusaha. Yakinkan diri untuk bangkit dengan cepat dan memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan. Teruslah mencoba, dan hal yang terpenting adalah bagaimana kita merespon suatu kegagalansebagai sesuatu yang biasa.